Welcome at My Blog.....

Selamat datang di blog saya, semoga para pembaca mendapatkan manfaat dan inspirasi dari tulisan yang ada di blog ini,, selamat membaca!!!!!

Create your own at MyNiceProfile.com

Rabu, 16 Februari 2011

SISTEM EKONOMI INDONESIA

SISTEM EKONOMI

Jelaskan apa yang di maksud dengan system ekonomi?
            Begitu banyak pendapat yang memberikan pengertian mengenai apa sebenarnya yang diartikan dengan system ekonomi. Menurut Dumairy, system ekonomi adalah suatu system yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sebuah system ekonomi terdiri atas unsur-unsur manusia sebagai subjek; barang-barang ekonomi sebagai objek; serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan berekonomi. Perangkat kelembagaan dimaksud meliputi lembaga-lembaga ekonomi (formal maupun non formal); cara kerja; mekanisme hubungan; hukum dan peraturan-peraturan ekonomian; serta kaidah dan norma-norma lain (tertulis maupun tidak tertulis); yang dipilih atau diterima atau ditetapkan oleh masyarakat ditempat tatanan kehidupan yang bersangkutan berlangsung. Jadi, dalam perangkat kelembagaan ini termasuk juga kebiasaan, perilaku, dan etika masyarakat; sebagaimana mereka terapkan dalam berbagai aktivitas yang berkenaan dengan pemanfaatan sumber daya bagi pemenuhan kebutuhan.
Bisa disimpulkan bahwa system ekonomi adalah sebuah system yang yang pada dasarnya sudah terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita. Persoalan-persoalan ekonomi pada hakekatnya adalah masalah transformasi atau pengolahan alat-alat/sumber pemenuh/pemuas kebutuhan, yang berupa faktor- faktor produksi yaitu tenaga kerja, modal, sumber daya alam dan keterampilan (skill) menjadi barang dan jasa.

Cirri-ciri perbedaan antarsistem ekonomi satu dengan yang lainnya : 
  • Kebebasan konsumen dalam memilih barang atau jasa yang dibutuhkan 
  • Kebebasan masyarakat memilih lapangan kerja
  • Pengaturan pemilihan/pemakaian alat-alat reproduksi
  • Pemilihan usaha yang dimanifestasikan dalam tanggung jawab manajer
  • Pengaturan atas keuntungan usaha yang diperoleh
  • Pengaturan motivasi usaha
  •  Pembentukan harga barang konsumsi dan produksi
  •  Penentuan pertumbuhan ekonomi
  • Pengendalian stabilitas ekonomi
  •  Pengambilan keputusan
  • Pelaksanaan pemerataan kesejahteraan
Macam-macam system ekonomi :
1.      System Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi kapitalis adalah suatu system ekonomi dimana kekayaan yang produktif terutama di miliki secara pribadi dan produksi terutama dilakukan untuk dijual. Ada enam asas yang dapat dilihat sebagai cirri-ciri dari system ekonomi kapitalis :
a)      Hak milik pribadi
b)      Kebebasan berusaha dan kebebasan memilih
c)      Motif kepentingan diri sendiri
d)      Persaingan
e)      Harga ditentukan oleh mekanisme pasar
f)       Peranan terbatas pemerintah

2.      System Ekonomi Sosialis
System ekonomi sosialis adalah kebalikan dari system ekonomi kapitalis. Bagi kalangan sosialis, pasar justru harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat.
            Ada enam kriteria system ekonomi sosialis :
a)      Ada kebebasan individu dan sekaligus kebijaksanaan perlindungan usaha
b)      Prinsip-prinsip kemerataan social menjadi tekad warga masyarakat
c)      Kebijaksanaan siklus bisnis dan kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi
d)      Kebijaksanaan pertumbuhan menciptakan kerangka hokum dan prasarana (sosial) yang terkait dengan pembangunan ekonomi
e)      Kebijaksanaan structural
f)       Konformitas pasar dan persaingan

3.      System Ekonomi Campuran
System ekonomi campuran adalah system yang mengandung beberapa elemen dari system ekonomi kapitalis dan system ekonomi sosialis. Dalam system ekonomi campuran dimana kekuasaan serta kebebasan berjalan secara bersamaan walau dalam kadar yang berbeda-beda.


SEJARAH EKONOMI INDONESIA
Selama dekade 1950an, pertumbuhan ekonomi rata-rata 7%. Periode 1960 – 1966, pertumbuhan ekonomi 1,9% dan stagflasi (high rate of unemployment and inflation). Periode 1955 – 1965, rata-rata pendapatan pemerintah Rp 151 juta dan pengeluaran Rp 359 juta. Produksi sektor pertanian dan perindustrian sangat rendah sebagai akibat dari kurangnya kapasitas produksi dan infrastruktur pendukung. Jumlah uang yang beredar berlebihan, sehingga terjadi inflasi.
Dapat disimpulkan bahwa buruknya perekonomian Indonesia selama pemerintahan Orde Lama terutama disebabkan oleh hancurnya infrastruktur ekonomi, fisik, maupun nonfisik selama pendudukan jepang, Perang Dunia II, dan perang revolusi, serta gejolak politik di dalam negeri .
Sejak Maret 1966. Pemerintah mengarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi dan sosial. Pemerintah meninggalkan idiologi komunis dan menjalin hubungan dengan Negara barat dan menjadi anggota PBB, IMF, dan Bank Dunia.
      Sebagai suatu rangkuman, sejak masa orde lama hingga berakhirnya masa Orde Baru dapat dikatakan bahwa Indonesia telah mengalami dua orientasi kebijakan ekonomi yang berbeda, yakni dari ekonomi tertutup yang berorientasi sosialis pada zaman rezim Soekarno ke ekonomi terbuka berorientasi kapitalis pada masa pemerintahan Soeharto. Perubahan orientasi kebijakan ekonomi ini membuat kinerja ekonomi nasional pada masa pemerintahan Orde Baru menjadi jauh lebih baik dibandingkan pada masa pemerintahan Orde Lama.

 Sumber : Buku "Perekonomia Indonesia (beberapa masalah penting)" 
Dr. Tulus T.H. Tambunan 
Penerbit Ghalia Indonesia

Nama : Isti Putri Pujianti
NPM  : 23210673
Kelas  : 1EB09
Tugas Perekonomian Indonesia
Softskill..


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar