Welcome at My Blog.....

Selamat datang di blog saya, semoga para pembaca mendapatkan manfaat dan inspirasi dari tulisan yang ada di blog ini,, selamat membaca!!!!!

Create your own at MyNiceProfile.com

Senin, 28 Maret 2011

INVESTASI


INVESTASI
1.                 Pengertian
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.
Berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Contohnya membangun rel kereta api atau pabrik. Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y,i). Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.
2.                Bentuk – bentuk Investasi

Resiko

Selain dapat menambah penghasilan seseorang, investasi juga membawa risiko keuangan jika investasi tersebut gagal. Kegagalan investasi disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah faktor keamanan (baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia), atau ketertiban hukum.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi

Kamis, 24 Maret 2011

Strategi dan Rencana Pembangunan Perekonomian Indonesia

Strategi dan Rencana Pembangunan Perekonomian Indonesia


Perencanaan Ekonomi di Indonesia
Tidak semua persoalan ekonomi dapat dipecahkan melalui bekerjanya mekanisme harga. Oleh karena itu, untuk memacu pembangunan ekonomi di negara-negara sedang berkembang, tidak dapat hanya mengandalkan pada mekanisme harga. Tetapi lebih jauh dari itu diperlukan peran pemerintah untuk memutuskan perencanaan ekonomi tertentu. Perencanaan ekonomi mengandalkan pengaturan dan pengarahan kegiatan melalui tindakan yang terkoordinasi secara sistematis oleh pemerintah dengan tujuan mencapai target-target tertentu, berdasarkan tujuan-tujuan tertentu, dan dengan cara sebaik mungkin dalam periode waktu tertentu. Perencanaan ekonomi berisikan model-model perencanaan tertentu. Ada 3 model utama yang sering digunakan, yaitu model agregatif, model sektoral, model multisektoral. Sebagai suatu proses, perencanaan ekonomi memiliki prosedur tertentu, yaitu pengumpulan data, analisis dan perumusan tujuan, penentuan target, perumusan kebijakan, dan strategi serta gambaran keseluruhan rencana pembangunan daerah. Mekanisme perencanaan ekonomi di Indonesia dimulai dari penetapan GBHN, kemudian dijabarkan melalui Repelita dan dioperasionalkan melalui APBN.
Lembaga Perencanaan Pembangunan di Indonesia
a. Mekanisme Perekonomian Indonesia diatur dalam UUD 1945, khususnya Pasal 33.
b. Sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi campuran, yang ditandai oleh adanya perencanaan pusat beserta Pola Umum Pembangunan Nasional dan beroperasinya mekanisme pasar yang terkendali.
c. Sistem perekonomian campuran menghendaki adanya perencanaan ekonomi, baik untuk tingkat nasional maupun daerah. Pada tingkat nasional, perencanaan tersebut ditangani oleh BAPPENAS, sedang di tingkat daerah oleh BAPPEDA.


SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL
(UndangUndangNo.25/2004)

  • Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.
  •  Pembangunan Nasional adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan bernegara.
  •  Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat Pusat dan Daerah
RUANG LINGKUP PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL

  • Perencanaan Pembangunan Nasional mencakup penyelenggaraan perencanaan makro semua fungsi pemerintahan yang meliputi semua bidang kehidupan secara terpadu dalam Wilayah Negara Republik Indonesia.
  •  Perencanaan Pembangunan Nasional terdiri atas perencanaan pembangunan yang disusun secara terpadu oleh Kementerian/Lembaga dan perencanaan pembangunan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya.
a)      PerencanaanJangkaPanjang
b)      PerencanaanJangkaMenengah
c)      PerencanaanTahunan

Sumber :
http://ditpolkom.bappenas.go.id/basedir/Daftar%20Pidato/2%29%20Menteri%20Negara%20PPN%20atau%20Kepala%20Bappenas/Kebijakan%20dan%20Strategi%20Perencanaan%20Pembangunan%20Nasional%20dalam%20Mendukung%20Pembangunan%20Bidang%20Ko.pdf

Minggu, 20 Maret 2011

Peta Perekonomian Kota Kalimantan (Banjarmasin)


Peta Perekonomian Kota Kalimantan (Banjarmasin)

BANJARMASIN

Kota Banjarmasin yang letaknya strategis yaitu di sekitar muara Sungai Barito,
menyebabkan kampung kecil (Kampung Banjar) menjadi gerbang bagi kapal-kapal
yang hendak berlayar ke daerah pedalaman di Kalimantan Selatan dan Kalimantan
tengah. Dan cikal bakal Kota Banjarmasin ini berkembang menjadi bandar
perdagangan dan ramai dikunjungi kapal-kapal dagang dari pelbagai negeri.
                                                                                                                                        
1. Orientasi Wilayah
Wilayah Kota Banjarmasin memiliki luas wilayah 72 Km² dengan batas-batas berikut :
  •  Batas Utara : Kabupaten Barito Utara
  •  Batas Selatan : Kabupaten Banjar
  • Batas Timur : Kabupaten Banjar
  • Batas Barat : Kabupaten Barito Kuala
Kota Banjarmasin, dengan kondisi daerah yang berawa-rawa (perpaya-paya),
tergenang air dan pengaruh dengan musim hujan dan musim kemarau dan memiliki
Flora dan Fauna yang spesifik, juga cukup kaya akan sumber nutfahnya.
Wilayah rawanya ditumbuhi berbagai jenis tanaman diantaranya jenis Rambai
(soneritia Alba), Ranggas (Gluta Rengas), Bakau Panggang, Pulantan (Alstonia Sp) /
api-api, Waru Tancang (Brueiera SP), Belangiran (Shorea belangiran) Jambu (Eugenia
Sp), nipah, Pandan, Bakung piai dan Jeruju. Adapun Fauna yang hidup seperti
mamalia Bekantan dan Kera. Jenis melata ; Biawak.
Jenis Aves ; Ketilang. Jenis Ikan ; Gabus, Papuyu, Patin. Bekantan adalah kera spesial
yang hanya ditemukan di sini, penampilan fisik dari Bekantan sangat lucu. Dengan
bulu yang berwarna coklat kemerahan dan hidung yang panjang. Binatang ini
dipercaya oleh sebagian warga bisa mendatangkan kebaikan dan keberuntungan.
 
2. Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Kota Banjarmasin dengan luas 72 km2, pada tahun 2002 jumlah penduduknya
mencapai 527.415 jiwa, dengan kepadatan rata-rata 7.325 jiwa/km2. Wilayah dengan
kepadatan penduduk tertinggi berada di Kecamatan Banjarmasin Barat, yaitu 9.418
jiwa/km2. Sedangkan wilayah dengan kepadatan penduduk terendah yaitu kecamatan
Banjarmasin utara (5.205 jiwa/km2).
3.   3. Kondisi Perekonomian Daerah
Dari data tahun 2001, kontribusi yang cukup signifikan membangun perekonomian
Kota Banjarmasin yaitu sektor industri pengolahan (30,37%), kemudian diikuti oleh
sektor pengangkutan dan komunikasi (22,58%), perdagangan, hotel dan restoran
(15,69%), sektor keuangan (10,67%), jasa-jasa (10,51%), Sedangkan sektor lainnya
(10,18%) meliputi sektor bangunan, , listrik, dan gas, serta pertanian.

    4. Keuangan Daerah
Dari sisi penerimaan APBD Kota Banjarmasin pada tahun 2003, penerimaan daerah
yang berasal dari Dana Perimbangan merupakan yang terbesar yaitu sekitar 84% atau
sekitar 235 milyar dari sekitar 277 milyar, sedangkan penerimaan yang berasal dari
Pendapatan Asli Daerah menyumbang sekitar 9,6% atau sekitar 26,9 milyar.
Sedangkan penerimaan lain yang sah yaitu sebesar 18,1 milyar.
Dari sisi pengeluaran, anggaran terbesar, diperuntukan bagi administrasi umum yaitu
hampir sekitar 65% atau sekitar 180 milyar. 
           5. Obyek Wisata
Pasar Terapung adalah Objek Wisata Unggulan  Kota Banjarmasin yang telah terkenal ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Pasar Terapung sudah ada sejak dahulu, sejak masa perdagangan masih menggunakan sistem barter hingga sekarang. Karena semua aktivitas transaksi jual beli diadakan di atas sungai, maka Pasar ini dinamakan Pasar Terapung.
Salah satu tempat wisata lainnya adalah Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang berada dijalan Jendral Sudirman. Mesjid ini berdiri megah di jantung kota Banjarmasin menghadap sungai Martapura. Bangunan masjid arsitektur modern dengan dikelilingi lima menara yang menjulang tinggi serta taman masjid yang luas dan indah menjadi minat besar para wisatawan untuk mwngunjunginya.
Sumber :

Senin, 07 Maret 2011

Berantas Pengangguran dengan memperbarui Sumber Daya Manusia


 Pengangguran yang tak pernah

Pengangguran adalah masalah terbesar yang ada di perekonomian Indonesia. Pengangguran adalah salah satu hal yang hingga saat ini sulit untuk di perbaiki, mungkin karena lowongan pekerjaan yang sulit atau sumber daya manusia yang semakin menurun. Pertanyaan terbesar yang kini sulit untuk dijawab adalah salah siapa yang hingga kini menjadikan Indonesia menjadi Negara yang dipenuhi dengan orang pengangguran?
Pengangguran itu sendiri adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengganguran   adalah sebagai berikut:
  1. 1.      Besarnya Angkatan Kerja Tidak Seimbang dengan Kesempatan Kerja
Ketidakseimbangan terjadi apabila jumlah angkatan kerja lebih besar daripada kesempatan kerja yang tersedia. Kondisi sebaliknya sangat jarang terjadi.
Contohnya seperti suatu perguruan tinggi yang dapat meluluskan mahasiswanya sebanyak 2000 orang sementara lapangan pekerjaan yang tersedia tak sebanding dengan mahasiswa yang membutuhkan pekerjaan.
  1. 2.      Struktur Lapangan Kerja Tidak Seimbang
  1. 3.      Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga terdidik tidak seimbang
Apabila kesempatan kerja jumlahnya sama atau lebih besar daripada angkatan kerja, pengangguran belum tentu tidak terjadi. Alasannya, belum tentu terjadi kesesuaian antara tingkat  pendidikan yang dibutuhkan dan yang tersedia. Ketidakseimbangan tersebut mengakibatkan sebagian tenaga kerja yang ada tidak dapat mengisi kesempatan kerja yang tersedia.
  1. 4.      Meningkatnya peranan dan aspirasi  Angkatan Kerja Wanita dalam seluruh struktur Angkatan Kerja Indonesia
  1. 5.      Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Kerja antar daerah tidak seimbang
Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja, sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain, bahkan dari suatu negara ke negara lainnya.
 Mari kita telaah satu persatu, suatu pekerjaan apapun lahir karena adanya dasar keahlian dalam suatu bidang, entah itu dalam proses pembelajaran disekolah ataupun secara ortodidak. Dewasanya saat ini banyak terlahir pengusaha sukses yang lahir dari hasil ortodidaknya yang awalnya hanya sekedar mencoba namun banyak yang menghasilkan ketertarikan dari masyarakat umum. Nah yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana memunculkan ide baru untuk mendapatkan pekerjaan yang bisa menghasilkan ketertarikan dan keunikan dimata masyarakat ini.
Tidak selamanya sukses itu lahir dari perusahaan apa kita bekerja tapi dari seberapa besar kekreatifan kita menimbulkan ide dan hal baru. Banyak pengangguran yang menganggur karena ia hanya menunggu lowongan pekerjaan dari suatu perusahaan atau instansi yang membuka lowongan pekerjaan. Itu adalah masalah terbesar dari banyak pengangguran di Indonesia. Apabila kita telaah memang bekerja di suatu perusahaan tidak membuat kita pusing akan untung ataupun rugi, karena tiap bulannya pasti diberikan upah atas pekerjaan yang telah kita lakukan. Tapi berpikirlah bahwa bekerja sebagai pesuruh itu tak selamanya baik dan menyenangkan.
Mari untuk jadikan diri yang lebih kratif dan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang lebih produktif lagi untuk membangun sebuah lapangan pekerjaan baru dan membantu para pengangguran dapat bekerja sehingga tingkat pengangguran di Indonesia berkurang dan dapat memajukan Negara kita tercinta.


Nama : Isti Putri Pujianti
kelas  :  1EB09
NPM :  23210673

Rabu, 16 Februari 2011

SISTEM EKONOMI INDONESIA

SISTEM EKONOMI

Jelaskan apa yang di maksud dengan system ekonomi?
            Begitu banyak pendapat yang memberikan pengertian mengenai apa sebenarnya yang diartikan dengan system ekonomi. Menurut Dumairy, system ekonomi adalah suatu system yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sebuah system ekonomi terdiri atas unsur-unsur manusia sebagai subjek; barang-barang ekonomi sebagai objek; serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan berekonomi. Perangkat kelembagaan dimaksud meliputi lembaga-lembaga ekonomi (formal maupun non formal); cara kerja; mekanisme hubungan; hukum dan peraturan-peraturan ekonomian; serta kaidah dan norma-norma lain (tertulis maupun tidak tertulis); yang dipilih atau diterima atau ditetapkan oleh masyarakat ditempat tatanan kehidupan yang bersangkutan berlangsung. Jadi, dalam perangkat kelembagaan ini termasuk juga kebiasaan, perilaku, dan etika masyarakat; sebagaimana mereka terapkan dalam berbagai aktivitas yang berkenaan dengan pemanfaatan sumber daya bagi pemenuhan kebutuhan.
Bisa disimpulkan bahwa system ekonomi adalah sebuah system yang yang pada dasarnya sudah terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita. Persoalan-persoalan ekonomi pada hakekatnya adalah masalah transformasi atau pengolahan alat-alat/sumber pemenuh/pemuas kebutuhan, yang berupa faktor- faktor produksi yaitu tenaga kerja, modal, sumber daya alam dan keterampilan (skill) menjadi barang dan jasa.

Cirri-ciri perbedaan antarsistem ekonomi satu dengan yang lainnya : 
  • Kebebasan konsumen dalam memilih barang atau jasa yang dibutuhkan 
  • Kebebasan masyarakat memilih lapangan kerja
  • Pengaturan pemilihan/pemakaian alat-alat reproduksi
  • Pemilihan usaha yang dimanifestasikan dalam tanggung jawab manajer
  • Pengaturan atas keuntungan usaha yang diperoleh
  • Pengaturan motivasi usaha
  •  Pembentukan harga barang konsumsi dan produksi
  •  Penentuan pertumbuhan ekonomi
  • Pengendalian stabilitas ekonomi
  •  Pengambilan keputusan
  • Pelaksanaan pemerataan kesejahteraan
Macam-macam system ekonomi :
1.      System Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi kapitalis adalah suatu system ekonomi dimana kekayaan yang produktif terutama di miliki secara pribadi dan produksi terutama dilakukan untuk dijual. Ada enam asas yang dapat dilihat sebagai cirri-ciri dari system ekonomi kapitalis :
a)      Hak milik pribadi
b)      Kebebasan berusaha dan kebebasan memilih
c)      Motif kepentingan diri sendiri
d)      Persaingan
e)      Harga ditentukan oleh mekanisme pasar
f)       Peranan terbatas pemerintah

2.      System Ekonomi Sosialis
System ekonomi sosialis adalah kebalikan dari system ekonomi kapitalis. Bagi kalangan sosialis, pasar justru harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat.
            Ada enam kriteria system ekonomi sosialis :
a)      Ada kebebasan individu dan sekaligus kebijaksanaan perlindungan usaha
b)      Prinsip-prinsip kemerataan social menjadi tekad warga masyarakat
c)      Kebijaksanaan siklus bisnis dan kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi
d)      Kebijaksanaan pertumbuhan menciptakan kerangka hokum dan prasarana (sosial) yang terkait dengan pembangunan ekonomi
e)      Kebijaksanaan structural
f)       Konformitas pasar dan persaingan

3.      System Ekonomi Campuran
System ekonomi campuran adalah system yang mengandung beberapa elemen dari system ekonomi kapitalis dan system ekonomi sosialis. Dalam system ekonomi campuran dimana kekuasaan serta kebebasan berjalan secara bersamaan walau dalam kadar yang berbeda-beda.


SEJARAH EKONOMI INDONESIA
Selama dekade 1950an, pertumbuhan ekonomi rata-rata 7%. Periode 1960 – 1966, pertumbuhan ekonomi 1,9% dan stagflasi (high rate of unemployment and inflation). Periode 1955 – 1965, rata-rata pendapatan pemerintah Rp 151 juta dan pengeluaran Rp 359 juta. Produksi sektor pertanian dan perindustrian sangat rendah sebagai akibat dari kurangnya kapasitas produksi dan infrastruktur pendukung. Jumlah uang yang beredar berlebihan, sehingga terjadi inflasi.
Dapat disimpulkan bahwa buruknya perekonomian Indonesia selama pemerintahan Orde Lama terutama disebabkan oleh hancurnya infrastruktur ekonomi, fisik, maupun nonfisik selama pendudukan jepang, Perang Dunia II, dan perang revolusi, serta gejolak politik di dalam negeri .
Sejak Maret 1966. Pemerintah mengarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi dan sosial. Pemerintah meninggalkan idiologi komunis dan menjalin hubungan dengan Negara barat dan menjadi anggota PBB, IMF, dan Bank Dunia.
      Sebagai suatu rangkuman, sejak masa orde lama hingga berakhirnya masa Orde Baru dapat dikatakan bahwa Indonesia telah mengalami dua orientasi kebijakan ekonomi yang berbeda, yakni dari ekonomi tertutup yang berorientasi sosialis pada zaman rezim Soekarno ke ekonomi terbuka berorientasi kapitalis pada masa pemerintahan Soeharto. Perubahan orientasi kebijakan ekonomi ini membuat kinerja ekonomi nasional pada masa pemerintahan Orde Baru menjadi jauh lebih baik dibandingkan pada masa pemerintahan Orde Lama.

 Sumber : Buku "Perekonomia Indonesia (beberapa masalah penting)" 
Dr. Tulus T.H. Tambunan 
Penerbit Ghalia Indonesia

Nama : Isti Putri Pujianti
NPM  : 23210673
Kelas  : 1EB09
Tugas Perekonomian Indonesia
Softskill..


Kamis, 09 Desember 2010

tugas pengantar bisnis (bisnis internasional)

BISNIS INTERNASIONAL
Bisnis internasional adalah semua transaksi bisnis, baik pemerintah maupun swasta, yang melibatkan dua negara atau lebih.
Mengapa kita perlu tertarik mempelajari bisnis ini? Jawaban sederhananya adalah bisnis ini meliputi bisnis skala besar maupun berkembang dari seluruh bidang usaha.
Hari ini, hampir semua perusahaan, besar atau kecil, akan terpengaruh oleh kegiatan dan kompetisi global, karena sebagian besar menjual keluar dan/atau investor yang aman dari luar negeri dan/atau bersaing dengan produk dan layanan yang berasal dari luar negeri.
Beberapa perusahaan yang terlibat dalam beberapa bentuk bisnis internasional melakukan kegiatan ekspor dan impor dalam transaksinya.
Banyak dari ahli-ahli bisnis ini menyatakan bahwa ekspor adalah proses logis yang alami alam, terutama dilihat sebagai metode pemahaman negara sebagai target, yang sesuai dengan perpaduan pemasaran, mengembangkan rencana pemasaran berdasarkan penggunaan gabungan , melaksanakan rencana melalui strategi, dengan menggunakan metode kontrol untuk memastikan strategi untuk bertahan.
Proses ekspor ini dikaji dan dievaluasi secara berkala dan dimodifikasi yang dibuat dengan menggunakan percampuran, untuk mendapatkan pangsa pasar yang berdampak pada perubahan daya saing.
Pandangan ini tampaknya menunjukkan bahwa banyak teori bisnis internasional yang berkaitan dengan perusahaan yang berbasis internasional dan mempunyai ambisi-ambisi global, tidak sering berubah tergantung pada kebutuhan khusus dari setiap negara.
Inti masalah lain bisnis internasional adalah pertumbuhan perusahaan, pentingnya jaringan dan interaksi. Pandangan ini tampak pada cara dimana perusahaan dan organisasi berinteraksi dan membentuk jaringan, dimana satu sama lain memperoleh keuntungan komersial di pasar dunia.
Jaringan yang sama dapat menggunakan sub-kontraktor atau komponen, berbagi penelitian dan pengembangan atau biaya operasi yang sama. Jelas, ketika usaha merumuskan sebuah blok perdagangan tanpa hambatan internal, maka mereka benar-benar membuat jaringan mereka sendiri.
Kolaborasi dalam aerospace, manufaktur kendaraan dan teknik yang disponsori semua pembangunan suatu negara atau sekelompok negara berdasarkan pandangan mereka sendiri membangun jaringan internal pasar.
Jaringan dan interaksi pendekatan internationalisasi menunjukkan substansi yang dapat mempengaruhi keputusan ketika mengetahui bagaimana jaringan global pemain bekerja atau berinteraksi.
Misalnya, jaringan pasar yang penting adalah di Timur Tengah. Negara-negara Timur Tengah yang kaya, pasar yang berbeda, dengan bersemangat dan beragam warisan budaya. Ini berarti bahwa meskipun ada proses harmonisasi selama beberapa tahun terakhir, tetapi masih ada perbedaan.
Harus diakui bahwa karena peraturan dan kebutuhan negara-negara harus kembali karena mereka memasuki pasar global atau bisnis internasional, melakukan apapun jenis usaha dapat sangat kompleks. Harus diingat bahwa meskipun negara-negara Timur Tengah yang rata-rata berpenghasilan rendah, mereka ingin perbedaan budaya mereka diakui.
Individu atau perusahaan yang akan atau telah mengakui fakta ini memiliki kesempatan yang baik berhasil mengembangkan strategi pemasaran bisnis internasional untuk memenuhi kebutuhan mereka. Untungnya, beberapa perusahaan telah menyadari perbedaan ini penting, ketika keputusan strategis dibuat untuk penetrasi ke pasar-pasar jenis ini.

Nama : Isti Putri Pujianti
Kelas : 1EB09
NPM : 23210673
Tugas Pengantar Bisnis


Sumber : http://www.anneahira.com/karir/bisnis-internasional.htm